Jumat, 08 Maret 2019

KETE KESU TANAH TORAJA

Kete Kesu
Lokasih Setelah Gerbang Registrasi wisata Kete Kesu


Kete Kesu adalah suatu desa wisata di kawasan Tana Toraja yang dikenal karena adat dan kehidupan tradisional masyarakat dapat ditemukan di kawasan ini.
Di dalam Kete Kesu terdapat peninggalan purbakala berupa kuburan batu yang diperkirakan berusia 500 tahun lebih

kali ini saya kedatagan tamu dari jakarta bernama @Dickyafs berdua dengan temannya dengan kedatangannya beliau penasaran dengan destinasi wisata yang ada di tanah toraja yang katanya sangat terkenal ini di Indonesia, dan akupun lansung menjemputnya di Bandara Sultan Hasanuddin

Kete Kesu

Ada banyak wisata adat di Indonesia yang menarik perhatian wisatawan lokal mau pun mancanegara. Salah satu yang terbaik adalah wisata adat Kete Kesu di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, yang berhasil meraih "kampung adat terpopuler" pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.


Perajin Tangan Minuatur Tongkonan

Diwisata Kete Kesu juga terdapat perajinan tangan yang telah dipasarkan oleh masyarakat setempat dan pastinya juga terdapat di dalam kawasan kete kesu, adapun aneka raga asesori, seperti kalung,gelang,tas dll.

Masyarakat yang hidup di desa ini umumnya memiliki keahlian sebagai pemahat dan pelukis, sehingga selain sebagai objek wisata, tempat ini juga dimanfaatkan untuk menjual berbagai pahatan dan suvernir tradisional Toraja.

Sekedar informasih bahwa liburan saya ini pada tanggal 7 Maret 2019
Tiket masuk di wisata Kete Kesu Sebesar Rp.15.000/ Orang Dan parkir kendaraan Rp.5000

Saran jika kaum muslim sebaiknya membawa makanan atau perbekalan perjalanan karena di kete Kesu ini Sulit mendapatkan makanan Halal

Kerajinan Masyarakat setempat


Desa Kete Kesu merupakan kawasan cagar budaya dan pusat berbagai upacara adat Toraja yang meliputi pemakaman adat yang dirayakan dengan meriah (Rambu Solo), upacara memasuki rumah adat baru (Rambu Tuka), serta berbagai ritual adat lainnya.[4] Pada bulan Juni - Desember, berbagai upacara dan perayaat adat umumnya dilakukan oleh masyarakat sekita di lokasi ini

Pemakaman Kete Kesu

Beberapa makam adat di Kete Kesu telah ditutup dengan jeruji besi untuk mencegah pencurian patung jenazah adat (tau-tau). Beberapa jenazah dapat dilihat jelas dari luar bersama dengan harta yang dikuburkan di dalamnya. Peti mati tradisional (erong) yang terdapat di desa ini tidak hanya berbentuk seperti perahu, namun juga ada yang berbentuk kerbau dan babi dengan pahatan atau ukiran yang menghiasi.

Di dalam kubur batu yang menyerupai sampan atau perahu tersebut, tersimpan sisa-sisa tengkorak dan tulang manusia. Hampir semua kubur batu diletakkan menggantung di tebing atau gua. Selain itu, di beberapa tempat juga terlihat kuburan megah milik bangsawan yang telah meninggal dunia


KETE KESU TANAH TORAJA

Mungkin sekian informasih dari saya, jika teman teman memiliki tanggapan atau pertanyaan meyangkut destinasi wisata kete kesu tinggalkan di bawah kolom komentar yah , lebih dan kurangnya mohon dimaafkan yah, Terimakasih

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar